Sukseskan Even Pariwisata Lokal Pesona Lipuku & Togean International Oceanic Festival (TIOF) - Maju Bersama Menuju Touna Hebat di Bidang Pariwisata, Pertanian & Kemaritiman

pemerintah Daerah Kabupaten Tojo Una-Una,menerima  34 orang mahasiswa Universitas Sintuwu Maroso (UNSIMAR)  fakultas ilmu sosial  dan ilmu politik yang menggelar program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di daerah kecamatan Ampana kota. Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa secara interdisipliner, institusional, dan kemitraan sebagai salah satu wujud dari Tridarma Perguruan Tinggi yang harus diikuti oleh semua mahasiswa program strata satu.

penerimaan  mahasiswa KKN kali ini di terima langsung oleh Asissten  II bidang administrasi dan pembangunan Drs. Moh. kasim muslaini, MH. pada apel pagi senin 7 agustus 2017.

Rencananya 34 orang  mahasiswa yang  mengapdikan diri kurang lebih 2 bulan ini  akan di sebar di 3 desa di kecamatan ampana kota yaitu desa saluaba,desa sansarino,dan desa buntongi.

Dalam arahanya assiten II   yang mewakili Bupati ini mengapresiasi serta mengucapkan terima kasih kepada panitia program kuliah kerja nyata Unsimar poso yang telah mempercayakan Kabupaten Tojo Una-Una sebagai tempat di laksanakannya kuliah kerja nyata ini,dengan harapan akan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak baik antara pemerintah kabupaten tojo una-una/masyarakat maupun dengan universitas sintuwu maroso itu sendiri.guna memecahkan masalah yang di hadapi di masyarakat.


Olehnya itu, Ia berharap agar pelaksanaan KKN dilaksanakan sebaik mungkin dan benar-benar mengabdi sesuai dengan apa yang diprogramkan serta dapat menyerap nilai-nilai dimasyarakat. 
"Program KKN adalah akan menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengamalkan ilmunya selama dibangku kuliah.

Sebagai tanda dimulainya pengabdian dimasyarakat,beliau menyematkan  atribut KKN  kepada 2 perwakilan mahasiswa.

Setelah penerimaan oleh Pemda Kabupaten, mahasiswa peserta KKN akan diserahkan kembali ke Pemerintah Kecamatan yang diharapkan dapat berkoordinasi dengan jajaran instansi terkait serta kepala desa di masing- masing desa